Acara dimulai pukul dua lebih lima belas menit. Xavian dan Adeline datang lebih awal untuk menyapa Leon dan calon istrinya. Mereka berbincang sebentar dengan Winata tidak lupa ada Dery juga.
“Lo sendirian Der?” tanya Adel yang sudah cukup akrab dengan Dery karena interaksi mereka disosmed juga chat.
“Iya. Mau ngajak gandengan, dianya lagi di luar kota.”
“Eh udah ada? Kirain belum.”
“Ada, friendzone doang.”
Adeline terkikik, dia jadi ingat kisahnya dengan Joan dulu. Mereka juga terjebak friendzone tapi hanya Adel yang jatuh cinta. Mirisnya sekarang hubungan persahabatannya menjadi hambar seolah terlupakan.
“Buru-buru gih diseriusin, friendzone banyak yang sad ending.”
Dery mengangguk, “aman kalo itu. Udah mau gue tembak ntar pas dia pulang.”
“Lo sendiri sama Xavian gimana Del? Jangan bilang temen doang ya, gue nggak percaya.”
“Hehehe ya gitu, tapi bukan sekedar temen kok.”
Dery mengangguk paham, tak lama Anna dan Theo datang dari pintu masuk.